10.15

Konsep berpikir positif dan negatif berdampak besar

Banyak orang salah paham dan menyangka bahwa gen hanya diwariskan dari orang tua kepada anak dan tidak memiliki banyak peran dalam kehidupan sehari-hari.Hal ini jauh sekali dari kebenaran.Gen selalu aktif setiap menit setiap detik dalam kehidupan kita,dan jika mereka berhenti bekerja kita pun akan mati saat itu juga.
Semua yang terjadi didalam tubuh kita menurut para ilmuwan adalah hasil dari reaksi kimia.Mungkin untuk menyebut hidup sebagai sebuah reaksi kimia memang tidak menyenangkan,namun hal ini memang benar secara ilmiah.Sebuah contoh bagus adalah kekuatan super yang kadang dialami beberapa orang pada saat-saat mendesak.Kami yakin Anda pernah mendengar mengenai orang yang mampu mengangkat benda-benda yang luar biasa berat dalam keadaan bahaya,misalnya kecelakaan atau kebakaran.Seseorang yang biasanya hanya mampu mengangkat maksimum lima puluh kilogram tiba-tiba mengangkat seratus kilogram.Orang biasanya menghubungkan hal ini dengan alasan-alasan psikologis.Ada yang menyebutnya dengan istilah tenaga dalam yang terpendam.Mereka mengklaim bahwa apapun mungkin terjadi jika hasrat Anda untuk mencapainya cukup kuat.Namun,tanpa adanya semacam reaksi kimia untuk membuat hal tersebut memungkinkan,Anda tetap tidak akan dapat melakukan apa-apa,tak perduli betapa besar Anda menginginkannya.
Hal pertama yang dibutuhkan adalah sebuah tenaga.Dalam keadaan genting,gen yang selama ini hanya memerintahkan untuk memproduksi cukup tenaga untuk mengangkat lima puluh kilogram kini memerintahkan sel untuk memproduksi tenaga yang berlipat ganda.Sesungguhnya setiap proses kehidupan adalah hasil dari reaksi kimia yang ditujukan untuk mengatasi situasi tertentu.Inilah yang dimaksud dengan “hidup”.
Sebagian orang salah paham bahwa setelah tubuh kita mencapai masa dewasa,tidak banyak perubahan lagi yang terjadi.Karena toh setelah kita berhenti tumbuh,tinggi dan berat badan kita biasanya relative konstan atau tetap.Namun berbeda dengan penampilan luar,pergantian dan perubahan terus berlangsung dalam tingkat yang sangat tinggi.Sel-sel darah merah seorang dewasa terurai hingga beberapa ratus miliar per harinya hanya untuk digantikan oleh sel-sel darah baru yang sama jumlahnya.
Protein dalam ginjal,hati,dan jantung kita mengalami degenerasi dan regenerasi dengan kecepatan tak terhitung.Hal ini dikenal dengan nama pergantian metabolisme,yang berlangsung jauh lebih cepat dari yang dapat kita bayangkan.Beberapa hal ajaib yang terjadi disekitar kita mungkin sesungguhnya disebabkan oleh pengaruh pikiran pada gen seseorang,yang kemudian menstimulasi reaksi-reaksi kimia berkecepatan tinggi.Walaupun hal ini sulit dibuktikan secara langsung,banyak bukti tak langsung yang mendukungnya.
Beberapa santriwan Islam bersemangat tinggi yang tengah menjalani latihan penempaan diri yang ketat sering turun dari pengasingan pondok pesantren mereka diatas bukit untuk bersenang-senang setiap pagi dipusat perbelanjaan dan pasar tradisional,dan pulang saat matahari terik siang hari untuk menjalani latihan mereka.Beberapa dari mereka memiliki stamina yang begitu tinggi sehingga mereka dapat melakukan hal ini selama beberapa hari berturut-turut.Hasrat untuk bersenang-senang cukup untuk mencegah mereka merasa lelah dihari berikutnya.
Saat kita harus bertemu dengan seseorang yang sangat tidak kita inginkan,kaki kita akan terasa seperti batu dan berat untuk digerakkan atau bahkan berhenti bergerak.Dipihak lain,jika kita tengah berjalan untuk bertemu seseorang yang sangat kita sukai dan ingin kita temui,kaki kita akan terasa sangat ringan sehingga kita merasa hampir dapat terbang.
Perwujudan emosi kita secara fisik ini tentunya tidak mungkin terjadi tanpa adanya aksi dari beberapa enzim yang berbeda,yang kecepatan produksinya dikontrol oleh gen.Oleh karena itu,fenomena-fenomena ini tentunya juga disebabkan oleh mekanisme aktif atau nonaktifnya genetik.Kita akan melihat lebih dekat perwujudan fisik dari keadaan psikologis kita dan melihat cara-cara yang dapat kita lakukan untuk mulai mempengaruhi gen kita secara positif.
Tentu saja sebagian gen lebih baik diaktifkan sementara sebagian yang lain lebih baik dipadamkan saja.Idealnya,gen-gen yang berbahaya seharusnya dipadamkan dan gen-gen yang bermanfaat diaktifkan.Kita percaya bahwa berpikir positif adalah sebuah kunci penting dalam hal ini.
Konsep pikiran positif dan negatif kini sudah begitu akrab ditelinga kita sehingga kata-kata”berpikirlah positif”telah menjadi istilah sehari-hari.Namun dalam kehidupan,hal-hal baik maupun buruk dapat saja terjadi.Untuk selalu berlaku positif dalam situasi buruk memang tidak selalu mudah,dan bahkan sebagian orang heran mengapa hal ini begitu popular.Untuk membantu menjelaskan perbedaan antara kedua hal ini,marilah kita bandingkan pikiran positif dan negative dari sudut pandang entropi.
Apakah yang terjadi jika Anda menambahkan setetes tinta kedalam baskom penuh air?Dengan segera tinta itu akan menyebar.Mengapa tinta tidak berkumpul di satu tempat saja?
Fenomena ini memiliki arti mendalam.Dalam dunia nyata,zat yang terorganisasi dipercaya memiliki kecenderungan alami kearah penguraian atau pembusukan.Hal ini dikenal dengan hukum peningkatan entropi.Tidak hanya terbatas pada tinta,peningkatan entropi juga dikenal sebagai aturan umum yang berlaku pada dunia materi secara keseluruhan.Karena badan kita juga terbuat dari materi,otomatis hukum ini berlaku juga pada kita.Sejak saat kelahiran,kita bergerak menuju kehancuran dan kematian.Satu-satunya alasan yang masuk akal mengenai hal ini adalah keberadaan gen dalam diri kita yang cenderung bergerak secara alami menuju penguraian.Sesungguhnya,tubuh kita terlahir dengan dilengkapi oleh sebuah program otomatis untuk mematikan sel.
Jika gen tiba-tiba bekerja dengan kemampuan penuh,hasilnya adalah kematian mendadak karena gen-gen itu akan rusak.Namun biasanya gen kita bekerja untuk menjaga agar kita tetap hidup dan mencegah peningkatan entropi.Dengan kata lain,hidup dapat dilihat sebagai menjalani proses yang secara alami bergerak menuju kematian dan penguraian dan mengarahkannya pada keteraturan.Hal ini disebut sebagai pengurangan entropi.Contohnya,sebagai sebuah buku,kamus memiliki sebuah fungsi yang spesifik.Tetapi apa yang terjadi jika Anda merobek semua halamannya dan menyebarkannya ke sekeliling ruangan?Jumlah total materi yang membentuk buku itu sama sekali tidak berkurang,tetapi materi itu sudah tidak lagi berfungsi sebagai kamus.Seperti inilah yang disebut dengan peningkatan entropi.Namun jika Anda mengumpulkan semua halaman yang tersebar dan dengan susah payah menempelkan mereka menjadi satu lagi,kamus itu akan kembali pada kondisi semula.Ini adalah pengurangan entropi.
Jika kita menerapkan prinsip entropi pada konsep pikiran positif dan negatif,wajarlah untuk menganggap bahwa berpikir positif mengakibatkan pengurangan entropi,sementara berpikir negatif mengakibatkan peningkatan entropi.Kita percaya bahwa jika pikiran positif memang menyebabkan pengurangan entropi,maka memilih untuk berpikir secara positif atau negatif cukup berbeda dari memilih untuk memakan makanan manis atau pedas.Dalam kasus yang menyangkut makanan diatas,kedua pilihan itu hanyalah masalah selera pribadi dan tidak benar-benar membuat perbedaan.Selama kita tidak terlalu rakus,kita akan mendapatkan baik nutrisi maupun kesenangan.Namun,dengan pikiran negatif atau positif,yang kita pilih hampir pasti akan memiliki konsekuensi.Tidak perlu ditanya mana yang lebih baik.Pikiran positif akan menyebabkan gen kita bekerja keras untuk mengurangi entropi,sementara pikiran negatif akan mempercepat peningkatan entropi.
Sebuah eksperimen yang dilakukan Kazuo Murakami,Ph.D pada tahun 2003 menghasilkan sebuah bukti ilmiah yang mendukung efek menguntungkan dari pemikiran positif pada gen.Berdasarkan pada fakta bahwa gen dapat dinyalakan dan dipadamkan oleh faktor-faktor fisik atau kimia,hipotesis terkait juga bahwa faktor pikiran ikut serta dalam mengubah gen menjadi menyala atau padam.Lebih spesifik lagi,faktor-faktor positif seperti kegembiraan,kesukacitaan,kepercayaan,dan do’a dapat mengaktifasi  transkripsi gen-gen yang berharga.Sementara faktor negatif seperti kegelisahan,stress,kesedihan,rasa takut dan sakit akan menonaktifkan transkripsi gen-gen berharga.
Bukti-bukti lain juga menunjukkan adanya efek-efek yang dapat dilihat dari keadaan mental positif atau negatif.Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya,trauma psikologis dapat menyalakan gen yang menyebabkan seluruh rambut kita berubah menjadi putih dalam semalam,sebuah proses yang biasanya memakan waktu beberapa dekade.Namun hal menakjubkan apa saja yang dapat dicapai jika kita dapat menggunakan gen yang sama dengan tujuan positif?Tentu saja,masalahnya adalah bagaimana caranya.Jika trauma adalah dampak dari sebuah syok mental yang negatif,masuk akal jika kita perkirakan bahwa kebalikannya,yaitu sesuatu yang membuat kita sangat bahagia,seharusnya mengaktifkan gen-gen positif.Karena gen kita bekerja setiap menit,setiap detik tanpa henti,kita harus menjaga agar pikiran kita terus terfokus pada perasaan bahagia itu.Rahasia untuk melakukan hal ini adalah melaksanakan cara berpikir positif.
Kita pastilah sangat menyadari pentingnya cara pikir positif pada saat-saat mengalami kesulitan dan penderitaan,karena saat itulah berpikir positif benar-benar diperlukan.Memang jauh lebih mudah untuk berpikir positif pada saat segalanya tengah berjalan lancar.Cobaan yang sesungguhnya adalah sejauh mana kita dapat berpikir positif ketika dihadapkan dengan sebuah situasi yang sulit.Malahan mungkin kita tidak perlu menyibukkan diri dengan berpikir positif pada saat situasi tengah berjalan lancar.
Berdasarkan pengalaman-pengalaman pribadi,kita semua seringkali kadang-kadang harus menghadapi situasi yang sulit dalam berbagai hal.Tidak jarang terserang perasaan telah gagal dan putus asa.Intinya adalah mencari jalan untuk mencegah diri berkecil hati pada saat-saat seperti itu.
Kita selalu mengingatkan diri sendiri bahwa setiap situasi dalam hidup memiliki dua sisi yaitu hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk.Semuanya tergantung pada cara pandang Anda.Ambillah contoh sebuah penyakit misalnya.Ketika Anda sakit,mudah rasanya untuk memperhatikan sisi yang negative.Penyakit mencegah Anda bekerja dan menyebabkan tekanan finansial.Walaupun begitu,pada saat yang sama penyakit juga memiliki dampak positif,misalnya membantu Anda menghargai orang-orang istimewa dalam hidup Anda atau memberi waktu untuk memikirkan ide-ide yang terhambat oleh jadwal kerja Anda yang padat.Anda mungkin pernah mendengar setidaknya beberapa cerita mengenai betapa suatu penyakit parah telah mengubah kehidupan seseorang kearah yang positif.Caranya adalah dengan melihatnya dari kaca pandang yang lebih luas dan dengan mempercayai bahwa jatuh sakit akan membantu Anda berkembang secara konstruktif.Kita harus dapat melihat keseluruhan situasi dan berusaha untuk melihat sisi positif dari segala yang terjadi dalam hidup kita.
Jika Anda berpikir bahwa hal ini tidak mungkin,ini mustahil,reaksi Anda sesungguhnya mencerminkan salah satu kelemahan manusia modern.Ilmu pengetahuan menonjolkan cara pikir yang rasional,masuk nalar,mudah masuk akal.Karena ilmu pengetahuan telah berkembang dengan begitu dramatis,orang-orang telah terjerumus kedalam kebiasaan untuk berusaha merasionalkan segalanya.Pemikiran ilmiah memang didasarkan pada positifisme logis,namun pendekatan ini telah melemahkan penerimaan kita akan hal-hal yang melampaui akal sehat yang mengarah ke alam yang tak terlihat.Rasionalitas hingga tingkat tertentu memang penting,namun tidak seluruhnya yang ada didunia ini rasional.Jika hanya memfokuskan diri pada hal-hal yang rasional,kita hanya akan menangkap sebagian dari kenyataan disekeliling kita.Untuk dapat melampaui rasio tidak berarti kita harus memasuki sebuah dunia yang tidak rasional,tetapi dengan mengakui aspek-aspek yang tidak dapat dijelaskan oleh kearifan konvensional maupun ilmu pengetahuan masa kini pada saat mengambil keputusan.Pendekatan ini dapat membantu kita melihat keseluruhan situasi bahkan walaupun situasi itu sedikit kabur.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.